JEJAK KRIMINAL CIAMIS – RSUD Kawali bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan bakti sosial berupa pelayanan operasi celah bibir sumbing dan langit-langit, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke-384. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (22/05) hingga Minggu (24/05/2026), dan dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berlangsungnya kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Hadir mewakili Bupati Ciamis, Kepala Dinas Kesehatan Dr. H. Rizali Sofiyan, M.M., beserta jajaran, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ciamis Amas Muhamad Tamsis, S.Ag, Camat Kawali, Kapolsek Kawali, para Kepala Puskesmas, serta perwakilan organisasi PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Cabang Banjar. Tim medis pelaksana berasal dari Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKG) Universitas Padjadjaran, yang bekerja sama dengan pihak RSUD Kawali.
Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ciamis, Amas Muhamad Tamsis, S.Ag turut berperan aktif dan ikut andil menyukseskan kegiatan ini. Sesuai permintaan pihak terkait, BAZNAS menyalurkan bantuan berupa 20 paket sembako dengan nilai masing-masing paket sebesar Rp250.000, yang diserahkan kepada keluarga pasien yang membutuhkan. Beliau berharap kegiatan mulia ini dapat terus berlangsung secara rutin setiap tahun, mengingat manfaatnya yang sangat besar dan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Direktur RSUD Kawali, Dr. g Evie Triyanti, MM, dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan ini dibagi dalam beberapa tahapan. Pada hari pertama dilakukan skrining dan pemeriksaan kesehatan calon pasien. Tindakan operasi dilaksanakan pada hari Sabtu (23/05), sedangkan hari ketiga digunakan untuk perawatan inap sebelum pasien diperbolehkan pulang.
“Seluruh biaya penanganan ditanggung sepenuhnya oleh Yayasan Pembina Celah Bibir dan Langit-langit (YCBL), guna meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Alhamdulillah, tercatat ada 17 pasien yang mendaftar, dan sebanyak 14 orang di antaranya memenuhi syarat serta menjalani operasi. Pasien tidak hanya berasal dari wilayah Ciamis bagian selatan, namun datang dari berbagai penjuru Kabupaten Ciamis,” ungkap Dr. Evie.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna yang besar bagi para pasien dan keluarganya. Melalui tindakan medis ini, anak-anak penderita bibir sumbing dapat memperoleh hak kesehatan yang setara serta kualitas hidup yang lebih baik. Manfaat yang diperoleh meliputi perbaikan fungsi bicara, penampilan wajah, hingga pemulihan fungsi makan dan minum agar berjalan normal seperti orang lain pada umumnya.
“Kegiatan ini tidak akan berjalan sukses tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi lintas pihak, serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, BAZNAS dan yayasan terkait. Respon dari keluarga pasien pun sangat positif dan penuh apresiasi, karena akhirnya mendapatkan pelayanan medis dan bantuan yang selama ini mereka butuhkan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Dr. Evie menyampaikan harapan agar kegiatan ini terus berlanjut secara berkala. Mengingat masih banyaknya warga yang membutuhkan penanganan serupa, ia juga berharap ke depannya kegiatan ini dapat melayani pasien yang berasal dari luar wilayah Ciamis, yang tentunya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi rumah sakit maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis.( Iyus.R)