Ditulis oleh Korwil - Jejak Kriminal News | 04 April 2026 - 06:23 WIB |
Daftar Isi

    Di Balik Hangatnya Idul Fitri, PLN Tasikmalaya melalui YBM dan Srikandi Salurkan Bantuan melalui Program Amal Usaha Berbasis Pesantren

    Tasikmalaya, 01 April 2026 – Komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terus diwujudkan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tasikmalaya. Melalui kolaborasi Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Srikandi PLN, bantuan berupa fasilitas depot air minum disalurkan kepada Pondok Pesantren An-Najah dalam rangka mendukung program Amal Usaha Berbasis Pesantren.

    Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kemandirian ekonomi pesantren, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan lingkungan pendidikan berbasis keagamaan. Depot air minum yang diberikan diharapkan dapat menjadi sumber air bersih yang layak konsumsi bagi para santri, serta membuka peluang usaha mandiri bagi pesantren.

    Manager PT PLN (Persero) UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong keberlanjutan ekonomi pesantren melalui pengelolaan usaha yang produktif. Dengan adanya depot air minum ini, pesantren diharapkan mampu memenuhi kebutuhan internal sekaligus melayani masyarakat sekitar.
    “Melalui program Amal Usaha Berbasis Pesantren ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan mampu memberikan nilai tambah jangka panjang. Tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi pesantren sehingga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Yudho.

    Ust. Abu Fauzana As Sukandary Selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren An-Najah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Kehadiran depot air minum ini dinilai sangat membantu dalam mendukung aktivitas sehari-hari santri serta menjadi langkah awal dalam mengembangkan unit usaha pesantren yang mandiri dan berkelanjutan.

    General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) , Sugeng Widodo mengatakan Program Amal Usaha Berbasis Pesantren merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung kemandirian ekonomi lembaga pendidikan keagamaan.
    “Kami percaya bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha produktif yang berdampak bagi kesejahteraan umat. Melalui program ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemicu tumbuhnya unit usaha yang berkelanjutan, sehingga pesantren mampu mandiri, berdaya saing, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar,” ungkap Sugeng.(R,jk)

    Media Partner

    Berita Terbaru