CIAMIS ~ Personel Polsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar mendatangi lingkungan pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas siswa yang berkualitas. Pembinaan ini salah satunya dengan menanamkan edukasi tentang bagaimana menjadikan sekolah aman dan nyaman. Kegiatan ini salah satunya dilaksanakan personel di SD Negeri 1 Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).
Saat itu, dua personel Polsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar datang memberikan materi tentang Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah. Kedua personel yang bertugas yakni Aiptu Yadi Kusmayadi dan Aipda Agung. Mereka datang memberikan edukasi kepada para siswa dan perwakilan murid dari kelas 1 hingga 6 SD Negeri 1 Kawali.
Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., melalui Kapolsek Kawali AKP Iis Yeni Idaningsih, SH., M.H., menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas undangannya untuk melakukan penyuluhan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Edukasi ini bagaimana tentang etika ditanamkan para siswa untuk selalu bersikap sopan terhadap orang lebih tua dan bahaya bullying serta saling menghormati.
“Perilaku Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah yaitu tepat waktu, memakai seragam yang rapih, hormat kepada guru, tidak membawa senjata tajam / benda lainnya yang membahayakan, tidak berkata kasar dan mengejek teman,” kata AKP Iis Yeni Idaningsih.
“Bullying atau Perundungan adalah perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang kali oleh satu orang atau sekelompok orang yang merasa lebih kuat untuk menyakiti, merendahkan atau menindas orang lain. Sehingga menyebabkan korban merasa tidak nyaman, takut dan tertekan,” ucap AKP Iis Yeni Idaningsih menjelaskan.
Kapolsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar menuturkan bahwa anak yang hebat itu bukan yang kuat berkelahi, tetapi yang kuat menahan diri. “Beberapa puluh tahun ke depan nanti anak-anak sekalian akan mengisi dan menjadi generasi penerus Bangsa, maka kita harus disiplin, belajar yang rajin, memiliki tekad kuat ingin maju/sukses,” kata AKP Iis Yeni Idaningsih.
Kapolsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar mengatakan, dampak negatif bullying bagi korban maupun pelaku, pencegahan bullying, serta mendorong siswa untuk berani melapor jika melihat atau mengalami bullying.
“Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat mencegah kasus perundungan dan kekerasan serta pelecehan seksual terhadap anak, situasi kamtibmas pun aman dan kondusif. Serta agar para siswa siswi menjadi generasi yang cerdas dan taat aturan Agama dan Negara dan Menumbuhkan rasa kesadaran Hukum di Lingkungan Masyarakat,” katanya.
Ciamis, Kapolres Ciamis, Polda Jabar.
