Gelar Konperensi Pers Polres Pelabuhan Belawan, Ungkap Kasus Tawuran Maut.

Ditulis oleh Asep Hidayat - Jejak Kriminal News | 28 April 2025 - 10:56 WIB |
Gelar Konperensi Pers Polres Pelabuhan Belawan, Ungkap Kasus Tawuran Maut.
Daftar Isi

    Jejak-kriminal.com-

    Belawan.Sabtu 26 April 2025.Polres Pelabuhan Belawan akhirnya berhasil mengamankan Irfan alias Ipan Jengkol (34), warga Lorong Papan, Kelurahan Belawan I, yang merupakan tersangka dalam dua kasus tawuran maut yang menghebohkan warga Belawan. Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Polres Pelabuhan Belawan, Jumat sore, Kapolres AKBP Oloan Siahaan, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa Ipan Jengkol menyerahkan diri setelah diberi ultimatum oleh pihak kepolisian.

    “Kami sebelumnya telah memberi ultimatum kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri dalam tempo 2 x 24 jam atau akan kami lakukan penangkapan dalam kondisi apapun. Dan akhirnya, pada Kamis (24/4), tersangka menyerahkan diri didampingi oleh keluarganya,” jelas Kapolres.

    Irfan diketahui merupakan pelaku penganiayaan terhadap Rasyid (16), korban tawuran yang tewas akibat terkena panah pada bulan Agustus 2024. Tak hanya itu, ia juga diduga sebagai pelaku penembakan menggunakan senapan angin dalam tawuran di Sabtu malam (19/4) yang menyebabkan Dimas Prasetya (16) meninggal dunia.
    LIHAT JUGA
    Polres Pelabuhan Belawan Bentuk Tim Khusus Buru Pelaku Tawuran Yang Akibatkan Seorang Remaja Meninggal Dunia
    Tauran Antar Lorong Di Belawan Memakan Korban Jiwa
    Sorotan Tajam Langkah PN Teluk Kuantan: Rizki JP. Poliang Kuasa Hukum Abriman Akan Suratti Komisi Yudisial.
    “Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah mengakui perbuatannya dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Rasyid. Sementara dalam kasus penembakan terhadap Dimas Prasetya, saat ini masih kami dalami karena pihak keluarga korban belum membuat laporan resmi,” lanjut AKBP Oloan.

    Dalam konferensi pers tersebut, Ipan Jengkol mengungkapkan penyesalannya atas tindakan yang telah dilakukannya. Ia juga mengimbau rekan-rekannya agar tidak lagi terlibat dalam aksi tawuran yang hanya menimbulkan kerugian dan duka.

    “Saya menyesal sekali. Tawuran itu tidak ada gunanya. Saya berharap teman-teman lain jangan tiru saya dan berhenti melakukan tawuran,” ujar tersangka saat diwawancarai.

    Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan pihaknya akan terus memburu dan menindak tegas setiap pelaku aksi tawuran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang terlibat aksi tawuran. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anaknya dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Belawan,” tutup

    (Biro Medan.fzh)

    Media Partner

    Berita Terbaru