Giat Pengamanan dan Patroli Pos Wisata Dalam Rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 Pos Pam Samarang

Jejak-kriminal.com-26 Desember 2025 Polsek Samarang bersama anggota Polres Garut telah melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli di beberapa tempat wisata dalam rangka Pendukung Operasi Lilin Lodaya 2025 Pos Pam Samarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan yang berlibur, terutama menjelang akhir tahun.

Patroli pengamanan dilaksanakan di empat titik wisata utama di wilayah Samarang, dengan dukungan kendaraan dan personel yang terarah. Berikut rincian pelaksanaan di masing-masing tempat wisata:

  • Wisata Sasakala: Dilengkapi 20 unit motor dan 15 unit mobil. Jumlah pengunjung keluar masuk berkisar 50-150 orang, dengan kapasitas maksimal tempat wisata mencapai 1000 orang.
  • Wisata Ciburial: Ditenagai 6 unit motor dan 4 unit mobil. Pengunjung yang bertransaksi keluar masuk sekitar 50-70 orang, dengan kapasitas maksimal 2000 orang.
  • Wisata Kebun Mawar: Mendapat dukungan 40 unit motor, 40 unit mobil, dan 1 unit damtruk. Jumlah pengunjung keluar masuk berkisar 100-300 orang, dengan kapasitas maksimal 2000 orang.
  • Wisata Sampireun: Dilengkapi 26 unit motor dan 46 unit mobil. Pengunjung yang keluar masuk sekitar 100-200 orang, dengan kapasitas maksimal 2000 orang.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto.,S.I.K M.A.P. melalui Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha.,S.H, telah memberikan arahan kepada Bhabinkamtibmas Sukalaksana (Bripka Acep Pina S.H J) dan Kasi Humas (Bripka Wendi Supriadi) untuk memastikan keselamatan wisatawan. Selain itu, juga diberikan himbauan kepada wisatawan untuk selalu mengawasi anak-anak saat berwisata dan waspada dalam memarkirkan kendaraan.

Polsek Samarang juga telah menyosialisasikan kepada pengelola tempat wisata agar tidak mengadakan pesta kembang api di malam Tahun Baru, sebagai upaya pencegahan kecelakaan dan kerusakan.

Selama kegiatan patroli dan pengamanan berlangsung, seluruh aktivitas wisata berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada kendala yang signifikan.” Tutup
Hilman Nugraha.