Jejak-kriminal.com
SUMENEP , 27 – Febuari – 2025 -Puskesmas Rubaru kini telah memiliki sistem pengelolaan sampah medis sebagai bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Pengelolaan ini mencakup seluruh jaringan Puskesmas, termasuk Pustu (Puskesmas Pembantu), Ponkesdes (Pondok Kesehatan Desa), dan Polindes (Pondok Bersalin Desa).
Sebagai bentuk inovasi dalam pengelolaan limbah medis, Puskesmas Rubaru meluncurkan program “JUMPA BU SADIS” (Jumat Minggu Keempat Buang Sampah Medis). Program ini telah berjalan sejak tahun 2023 dengan melibatkan petugas yang terdiri dari sanitarian, cleaning service, dan sopir. Sesuai namanya, kegiatan ini dijadwalkan setiap minggu keempat dalam satu bulan.
Dalam pelaksanaannya, petugas dari masing-masing jaringan membawa sampah medis ke Puskesmas Rubaru untuk dilakukan penimbangan dan pencatatan dalam logbook B3. Pencatatan ini bertujuan untuk memantau jumlah dan berat sampah medis sebelum disimpan di TPS Puskesmas Rubaru. Sampah medis yang telah dikumpulkan kemudian akan diangkut oleh pihak ketiga, yaitu PT Arah, sebagai pengelola limbah medis berizin.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah medis di jaringan layanan kesehatan serta mencegah risiko yang tidak diinginkan bagi petugas, pengunjung, dan lingkungan sekitar.
Kepala Puskesmas Rubaru, drg. M. Dony Istata, dalam wawancara dengan Media Jejak Kriminal , menyampaikan harapannya agar Puskesmas Rubaru terus menjadi yang terbaik dalam pelayanan kesehatan, dengan sistem yang handal dan canggih.
Laporan oleh: Andi Abdul, S.H.