Kabupaten Bandung, 10 Juni 2026 – Dalam rangka pengukuhan dan pelantikan Koordinator Kecamatan (Korcam) di Kecamatan Kotawaringin, telah dilaksanakan kegiatan yang dihadiri oleh Camat Kotawaringin, Bapak Memet Slamet, S.IP., M.Si. Turut hadir Ketua Umum PGNKB H. Uya Mulyana, S.Pd.I., Koordinator Kecamatan Hendra Maulana Syakir, seluruh Koordinator Desa (Kordes), para guru ngaji, serta Pengawas PAI Ibu Meri Komariah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Camat Kotawaringin Bapak Memet Slamet menyampaikan pentingnya peran guru ngaji dalam mendidik moral dan akhlak generasi muda. Menurut beliau, pendidikan karakter dan akhlak yang baik harus terus ditingkatkan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap program Pemerintah Kabupaten Bandung yang memberikan perhatian kepada guru ngaji melalui program insentif, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami selaku pemerintah kecamatan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Mari bersama-sama mendidik anak-anak kita agar menjadi generasi yang saleh dan salehah,” ujarnya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Umum PGNKB, H. Uya Mulyana, S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut beliau menjelaskan pentingnya persatuan guru ngaji sebagai wadah untuk memperjuangkan kesejahteraan dan peningkatan kualitas para pendidik Al-Qur’an.
Beliau menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa kecamatan yang belum bergabung dengan organisasi PGNKB. Namun demikian, pihaknya terus berupaya membangun kebersamaan demi kemajuan guru ngaji di Kabupaten Bandung.
Dalam organisasi PGNKB juga telah tercantum aturan organisasi melalui AD/ART yang menjadi dasar pelaksanaan program-program kerja. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang disampaikan oleh Prof. Dr. Udin dari UPI, tingkat kemampuan baca tulis Al-Qur’an masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, guru ngaji diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan metode pembelajaran agar mampu mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas guru ngaji, PGNKB berencana menerbitkan buku panduan bagi guru ngaji, menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) dan pelatihan membaca Al-Qur’an bagi sekitar 600 guru ngaji. Selain itu, akan diterapkan sistem rapor guru ngaji sebagai sarana evaluasi dan peningkatan mutu pembelajaran.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PGNKB juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung atas bantuan dana hibah sebesar Rp250 juta yang diberikan untuk mendukung program-program organisasi.
Acara ditutup dengan pengukuhan dan pelantikan Koordinator Kecamatan terpilih, Hendra Maulana Syakir, untuk masa bakti 2026–2030.
Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan harapan agar program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi Guru Ngaji dapat segera terealisasi sehingga kesejahteraan guru ngaji semakin meningkat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Semoga sinergi antara pemerintah, organisasi, dan para guru ngaji dapat terus terjalin dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
Komarudin