Pangandaran,
PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangandaran bergerak cepat menangani gangguan listrik yang terjadi pada Minggu, 7/12/ 2025, di Dusun Tenjolaya, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih.
Manager PLN ULP Pangandaran melalui Imam, Team Leader Teknik PLN ULP Pangandaran, menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh pohon kelapa yang tumbang dan menimpa jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) Penyulang PATO, tepatnya di segmen aftak Tenjolaya.
“Akibat kejadian tersebut, satu tiang listrik mengalami patah sehingga menyebabkan gangguan penyaluran listrik dan pelanggan di sekitar lokasi mengalami pemadaman,” ungkap Imam.
Ia menambahkan, dampak dari insiden ini tidak hanya menyebabkan padamnya pasokan listrik ke pelanggan, tetapi juga menghambat distribusi kebutuhan listrik di wilayah terdampak. Menyikapi hal tersebut, PLN ULP Pangandaran segera menerjunkan petugas teknis ke lapangan untuk melakukan penanganan dan memulihkan kembali pasokan listrik secara bertahap.
“PLN berupaya secepat mungkin memulihkan kondisi pasokan listrik agar kembali normal, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” jelasnya.
Selain penanganan teknis, PLN juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik, terutama yang disebabkan oleh pohon atau bangunan yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik. Sosialisasi terkait keselamatan ketenagalistrikan terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya pemilik pohon di sekitar jaringan listrik, agar memberikan izin pemangkasan atau penebangan pohon demi keselamatan bersama. Keselamatan bukan hanya untuk peralatan listrik, tetapi yang paling utama adalah keselamatan manusia dan lingkungan sekitar,” pungkas Imam.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik serta mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kelistrikan. ( R,JK)
