Pangandaran, 26 Maret — Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangandaran menyiagakan posko siaga kelistrikan Lebaran 2026. Masa siaga ini berlangsung mulai 14 hingga 28 Maret 2026, sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan listrik selama arus mudik dan libur Lebaran.
Manager PLN ULP Pangandaran, Diki Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan satu posko siaga yang didukung oleh 40 personel. Seluruh petugas disiagakan penuh untuk memastikan pelayanan tetap optimal dan respons cepat terhadap potensi gangguan kelistrikan.
“Langkah ini kami lakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, khususnya saat momen Idul Fitri yang identik dengan peningkatan konsumsi listrik,” ujar Diki.
Selain kesiapan personel dan posko siaga, PLN ULP Pangandaran juga memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan hadirnya sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di titik strategis wilayah Pangandaran.
Adapun lokasi SPKLU tersebut berada di:
-. Kantor PLN ULP Pangandaran
-. Hotel Arnawa Pangandaran
-. Hotel Grand Cahaya Pangandaran
-. Hotel Sun In Pangandaran
-. Villa Allure Pangandaran
-. Hotel Grand Palma Pangandaran
Keberadaan SPKLU ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan selama libur Lebaran. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan PLN, termasuk SPKLU, guna mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan tanpa hambatan.
Dengan kesiapan personel, posko siaga, serta infrastruktur pendukung yang memadai, PLN ULP Pangandaran optimistis mampu menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Lebaran 2026. (R,jk)