Banjar, 09 April 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tasikmalaya melakukan kunjungan koordinasi dengan Pemerintah Kota Banjar dalam rangka memperkuat sinergi terkait pelaksanaan survei Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kota Banjar.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Banjar ini dihadiri oleh Wali Kota Banjar, Bapak Ir. H. Sudarsono, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Seksi Dishub, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Manager UP3 Tasikmalaya (MUP3), serta Asisten Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Tasikmalaya.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas koordinasi pelaksanaan survei DTSEN yang merupakan kolaborasi antara BPS dan PLN. Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan data sosial ekonomi masyarakat yang akurat dan terintegrasi. Wali Kota Banjar menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat Kota Banjar dapat terdata secara menyeluruh dan akurat, sehingga dapat mendukung perencanaan pembangunan dan program bantuan yang tepat sasaran.
Selain itu, PLN juga menyampaikan rencana penataan PJU melalui program meterisasi PJU abonemen sebanyak 259 IDPEL atau sekitar 300 titik, serta pelegalan sambungan PJU ilegal sebanyak 185 titik. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan, akurasi pencatatan, serta efisiensi penggunaan energi listrik pada fasilitas umum. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, saat ini tengah dilakukan proses pengajuan anggaran dengan target realisasi pada tahun 2027.
Manager PLN UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pemerintah Daerah menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program-program strategis PLN di daerah.
“Sinergi antara PLN, Pemerintah Kota Banjar, dan BPS dalam pelaksanaan DTSEN menjadi langkah penting untuk menghadirkan data yang akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, penataan PJU melalui meterisasi dan pelegalan sambungan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta transparansi pengelolaan listrik untuk fasilitas umum,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif ini sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami mendorong seluruh unit PLN untuk terus aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Program DTSEN dan penataan PJU ini merupakan langkah strategis tidak hanya dalam peningkatan kualitas layanan kelistrikan, tetapi juga dalam mendukung kebijakan berbasis data serta tata kelola infrastruktur yang lebih baik di wilayah Jawa Barat,” ungkapnya.
Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Banjar.(R,jk)