Ciamis – Jajaran Polres Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan. Hal ini terlihat saat dilaksanakannya kegiatan pengecekan Lahan Basah Sawah (LBS) yang ditanami jagung di Dusun Babakan, RT 001/RW 012, Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, pada Rabu (27/08/2025).
Kegiatan pengecekan lahan ini dipimpin oleh Kabag SDM Polres Ciamis Kompol Dies Ratmono, S.H., M.H., bersama Kapolsek Cikoneng Kompol Husen Sujana, S.H., M.H., serta turut hadir tim dari Polda Jabar dipimpin oleh AKP Deni. Hadir pula jajaran anggota Polres dan Polsek, perangkat desa, UPTD Pertanian Kecamatan Cikoneng, Koordinator BPP, penyuluh pertanian lapangan, kelompok tani Gemah Ripah, tokoh masyarakat, hingga para petani penggarap.
Dalam pengecekan tersebut, diperoleh hasil bahwa dari total lahan seluas 7 hektare, sebanyak 2 hektare siap dipanen pada 10 September 2025 mendatang. Jagung ditanam menggunakan bibit Hybrida Pioner P40 dengan usia tanam 3 bulan, dan diperkirakan menghasilkan panen sebanyak 5,5 ton.
Hasil panen rencananya akan diserap oleh tengkulak dengan harga Rp5.000/kg. Adapun sarana pertanian yang digunakan masih sederhana, seperti tugal dan cangkul. Para petani juga menyampaikan kebutuhan tambahan berupa mesin perontok jagung untuk menunjang efisiensi kerja pascapanen.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Cikoneng Kompol Husen Sujana, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini bukan hanya sebatas pengamanan, melainkan juga bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut serta memastikan keberlangsungan program pemerintah dalam bidang pangan. Dengan adanya sinergi antara aparat, pemerintah, dan kelompok tani, diharapkan hasil panen dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kompol Husen Sujana mewakili Kapolres Ciamis.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polres Ciamis siap memberikan dukungan dan pendampingan agar petani dapat bekerja lebih optimal. “Kami memahami kendala yang dihadapi para petani, termasuk kebutuhan sarana pertanian. Hal ini akan menjadi perhatian bersama, sehingga hasil pertanian di wilayah Ciamis bisa lebih produktif dan berdaya saing,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang tokoh Desa Cikoneng, Agus Setiawan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pihak kepolisian.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Polres Ciamis. Polisi bukan hanya menjaga keamanan desa, tetapi juga ikut mendampingi petani dalam kegiatan seperti ini. Hal ini menambah semangat kami untuk terus mengembangkan pertanian,” ungkap Agus Setiawan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah, Ustad Dodi, berharap dukungan serupa terus diberikan ke depannya. “Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Ciamis yang hadir langsung melihat kondisi di lapangan. Kami berharap ada bantuan alat pertanian modern, seperti mesin perontok, agar hasil panen bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Kegiatan pengecekan lahan jagung ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat menjadi bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran Polres Ciamis di tengah petani juga menjadi dorongan moral agar sektor pertanian di Kabupaten Ciamis semakin maju dan berdaya saing.
Harkamtibmas, Ciamis, Polda Jabar