CIAMIS ~ Pasca terjadinya bencana alam tanah longsor Tebing Penahan Tanah warga Desa Wangunjaya Kecamatan Cisaga yang tak kuat menahan hantaman air hujan, personel Polri dari Polsek Cisaga Polres Ciamis Polda Jabar mendatangi TKP untuk bergotong royong bersama warga membersihkan material longsor. Peristiwa ini melanda kediaman Taryo Hendra warga Dusun Campaka Rt. 01 Rw. 01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.
Tampak dua personel Polsek Cisaga Polres Ciamis Polda Jabar bergotong royong bersama warga membersihkan material tanah longsor TPT milik warga Dusun Campaka Rt. 01 Rw. 01. Kedua personel itu, diantaranya Aiptu Kulup Nugroho dan Aipda Luqi Anwar.
“Mendapat informasi warga, kami langsung datangi TKP. Kami datang melakukan pendataan dan penanggulangan bencana serta ikut bergotong royong membersihkan material tanah dan tebing penahan yang jebol,” ujar Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., melalui Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal, S.Sos., dalam keterangan resminya, Minggu (1/3/2026).
“Kehadiran Polri menjadi wujud nyata Sinergitas dan Kepedulian Polri dalam penanggulangan bencana. Dimana Polri berupaya terus hadir ditengah masyarakat untuk kebermanfaatan semua,” ucap AKP Misman Asep Zaenal menambahkan.
Kapolsek Cisaga Polres Ciamis Polda Jabar menuturkan, bencana alam ini terjadi akibat intensitas tinggi yang membuat tebing penahan tanah setinggi 4 meter dengan panjang 20 meter itu tak kuat menahan hantaman air hujan yang terus mengikis dari dalam tanah. Beruntung tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun berdampak pada akses lalu lintas masyarakat.
“Alhamdulillah proses evakuasi material longsor bisa selesai dengan cepat berkat budaya gotong royong yang cukup kental terjaga dan terawat dengan baik. Sehingga masyarakat saling membantu dan pekerjaan selesai dengan cepat. Namun korban mengalami kerugian materiil karena kerusakan TPT yang ditaksir mencapai Rp.20 juta,” kata AKP Misman Asep Zaenal.
Kapolsek Cisaga Polres Ciamis Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana alam. Sebab tidak bisa diprediksi kapan bencana alam itu tiba.
“Mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam. Terlebih ketika terjadi hujan lebat disertai angin dan berkepanjangan, bagia masyarakat di pegunungan atau bukit dan disekitar pohon agar melakukan evakuasi guna mencegah timbulnya korban jiwa,” kata AKP Misman Asep Zaenal.
Ciamis, Kapolres Ciamis, Polda Jabar.
