Jejak-kriminal.com.Garut Kamis 9 April 2026. Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, Polsek Samarang bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut,
Kegiatan imunisasi ini dilaksanakan di Posyandu Desa Sukakarya dan Desa Sukarasa, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, dengan sasaran anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto.,S.I.K.,M.A.P. melalui Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit campak di masyarakat.
“Pelaksanaan ORI Campak ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kekebalan tubuh anak serta mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) campak di wilayah Kecamatan Samarang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur,
di antaranya Kepala Puskesmas Sukakarya, Camat Samarang, Danramil 1112 Samarang, Sekretaris Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan, TP-PKK, serta kader Posyandu dari kedua desa.
Dari total 230 anak yang menjadi sasaran imunisasi, sebanyak 164 anak berhasil mendapatkan vaksinasi campak. Sementara itu, 33 anak ditunda karena kondisi kesehatan yang kurang fit, 45 anak tidak hadir, dan 5 anak diketahui telah pindah domisili. Tidak terdapat penolakan dari masyarakat terhadap pelaksanaan imunisasi tersebut.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa bagi anak yang belum mendapatkan imunisasi, baik karena sakit maupun ketidakhadiran, akan dilakukan pemantauan dan pendekatan secara persuasif melalui edukasi dan promosi kesehatan.
“Kami bersama pihak terkait akan terus melakukan pendampingan serta edukasi kepada masyarakat agar seluruh sasaran dapat tervaksinasi secara optimal,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara instansi pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit campak.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.” Pungkas
Hilman Nugraha.