Jejak-kriminal.com-Garut Selasa 7 April 2026. Dalam rangka mendukung program kesehatan nasional, jajaran Polsek Samarang turut mengawal pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Tahun 2026 yang digelar di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Posyandu Desa Sukarasa dan Desa Cintakarya.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto.,S.I.K.,M.A.P. Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit campak, khususnya pada anak usia 9 bulan hingga 59 bulan.
Pelaksanaan imunisasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kepala Puskesmas (PKM) Samarang dan Sukakarya, Camat Samarang, Kapolsek Samarang, Danramil 1112 Samarang, Sekretaris Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan dari PKM Samarang dan Sukakarya, TP-PKK, serta kader Posyandu dari kedua desa.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah sasaran imunisasi sebanyak 119 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 69 anak telah berhasil mendapatkan imunisasi vaksin campak.
Sementara itu, terdapat 21 anak yang pelaksanaannya ditunda karena kondisi kesehatan, 21 anak tidak hadir, serta 8 anak tercatat telah pindah domisili. Tidak ditemukan adanya penolakan dari masyarakat terhadap program imunisasi tersebut.
Kapolsek Samarang menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan imunisasi, tetapi juga memperkuat koordinasi antarinstansi guna memastikan program berjalan optimal.
“Sinergitas antara institusi vertikal dan unsur terkait menjadi kunci dalam menyukseskan kegiatan ORI ini,” ujarnya.
Selain itu, terhadap anak-anak yang dalam kondisi kurang sehat (unfit), akan dilakukan pemantauan lanjutan agar tetap dapat menerima imunisasi ketika kondisi sudah memungkinkan.
Sementara bagi sasaran yang belum hadir, akan dilakukan edukasi dan promosi kesehatan (promkes) agar masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.” Tutup
Hilman Nugraha.