Jejak-kriminal.com//Labuhan Deli – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli melaksanakan Pelatihan Moralitas bagi Warga Binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian, yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (2/2/2025) hingga Jumat (6/2/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Kelas I Labuhan Deli dalam membentuk karakter, etika, serta kesadaran moral warga binaan agar mampu menjalani perubahan positif selama masa pembinaan. Pelatihan moralitas tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia, sebagai mitra yang konsisten menanamkan nilai-nilai luhur kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali pemahaman mengenai pentingnya akhlak, tanggung jawab pribadi, kedisiplinan, serta sikap hidup yang berlandaskan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan diisi dengan berbagai materi, antara lain pembinaan budi pekerti, pengendalian emosi, peningkatan kesadaran hukum, serta motivasi perubahan diri.
Para peserta juga diajak berdialog secara interaktif, berbagi pengalaman hidup, serta mengikuti sesi refleksi diri guna menumbuhkan rasa empati, penyesalan atas kesalahan yang telah diperbuat, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini bersifat humanis dan persuasif, sehingga mendorong warga binaan untuk lebih terbuka, aktif berpartisipasi, dan menerima nilai-nilai moral yang disampaikan oleh para pemateri.
Melalui pelatihan moralitas ini, diharapkan warga binaan mampu memperbaiki pola pikir dan perilaku, serta memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi proses reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan kepribadian, tetapi juga merupakan wujud nyata sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan elemen masyarakat dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan. Dengan bekal moralitas dan budi pekerti yang kuat, warga binaan diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih positif, produktif, dan bermartabat di masa mendatang.
(Biro Sumut) Fzh
