Sinergitas TNI-Polri dan Instansi Terkait Sukseskan ORI Campak 2026 di Kecamatan Samarang

Ditulis oleh Asep Hidayat - Jejak Kriminal News | 17 April 2026 - 16:10 WIB |
Sinergitas TNI-Polri dan Instansi Terkait Sukseskan ORI Campak 2026 di Kecamatan Samarang
Daftar Isi

    Jejak-kriminal.com-Garut Jum’at 17 April 2026 – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, jajaran Polsek Samarang bersama unsur Forkopimcam dan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jumat (17/04/2026).

    Kegiatan imunisasi yang menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, bertempat di sejumlah Posyandu yang berada di Desa Cisarua dan Desa Sukalaksana.

    Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kapus PKM Sukakarya, Camat Samarang, Kapolsek Samarang, Danramil 1112 Samarang, Sekmat Samarang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tenaga kesehatan PKM Sukakarya, TP-PKK, serta kader Posyandu dari masing-masing desa.
    Berdasarkan hasil pelaksanaan di lapangan, jumlah sasaran dan capaian imunisasi tercatat sebagai berikut:

    Posyandu Kamboja Desa Cisarua: 26 balita (25 tervaksin, 1 sakit)
    Posyandu Tulip Desa Cisarua: 14 balita (seluruhnya tervaksin)
    Posyandu Wijaya Kusumah Desa Sukalaksana: 46 balita (40 tervaksin, 4 sakit, 2 tidak hadir)
    Posyandu Wijaya Puspa 1 Desa Sukalaksana: 23 balita (22 tervaksin, 1 sakit)
    Posyandu Wijaya Puspa 2 Desa Sukalaksana: 21 balita (seluruhnya tervaksin)
    Posyandu Wijaya Arum Desa Cisarua: 19 balita (seluruhnya tervaksin)

    Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto.,S.I.K.,M.A.P. melalui Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit campak pada anak.
    “Melalui kegiatan ORI ini, diharapkan seluruh anak yang menjadi sasaran dapat terlindungi dari penyakit campak.

    Bagi anak yang belum bisa divaksin karena kondisi kesehatan, akan dilakukan pemantauan lebih lanjut hingga siap menerima imunisasi,” ujarnya.

    Selain itu, petugas juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya orang tua balita, mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit menular.

    Secara umum, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program kesehatan nasional serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.” Pungkas
    Hilman Nugraha.

    Media Partner

    Berita Terbaru