Sumenep , Jawatimur , 13 April 2026 – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep berhasil mencatat capaian luar biasa di sektor pertanian melalui penerapan strategi “jemput bola” langsung ke lapangan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan luas tanam padi hingga mencapai target tahunan.
Dengan mengedepankan sinergi dan kerja sama yang kuat antara DKPP, para penyuluh pertanian, petani, serta Bulog, pendekatan jemput bola dilakukan dengan turun langsung ke lahan pertanian. Langkah ini bertujuan memastikan program berjalan optimal serta memberikan pendampingan secara langsung kepada petani.
Hasilnya, produksi pertanian padi menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga periode Januari sampai Maret, luas tanam telah mencapai sekitar 36.859 hektare, mendekati target tahunan sebesar 36.580 hektare.
Kepala DKPP Sumenep, Chinur Rasyid, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan semangat bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Pencapaian ini merupakan akumulasi dari bulan Januari hingga Maret. Selain itu, stabilnya harga gabah juga menjadi faktor pendorong semangat petani untuk terus meningkatkan produksi dan menjual hasil panennya,” ujarnya.
Menurutnya, strategi jemput bola tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mempererat komunikasi antara pemerintah dan petani. Dengan adanya pendampingan langsung, berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi.
Ke depan, DKPP Sumenep berkomitmen untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut guna mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
Lipsus Jatim