
Garut – Polres Garut melaksanakan kegiatan Ramp Check kepada sopir bus sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Garut. Senin (08/07/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09.10 WIB hingga selesai, dengan lokasi pelaksanaan di Objek Wisata Sabda Alam Garut.
Berbagai pihak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, termasuk Kasat Lantas Polres Garut, Kbo Lantas Polres Garut, Kanit Gakum, Kanit Kamsel Lantas, personil Satlantas Polres Garut, dan personil penguji laik kendaraan.
Sasaran kegiatan ini adalah mengedukasi dan menghimbau para sopir bus agar tidak menggunakan klakson tidak standar, yang sering dikenal dengan sebutan klakson “telolet”.
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Garut IPTU Aang Andi Suhandi, S.A.P., mengatakan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran sopir bus untuk tidak menggunakan klakson telolet, sehingga diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa nyaman kepada pengendara lainnya.
Himbauan ini juga mengajak para sopir bus untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan mereka sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
“Kami berharap kolaborasi antara kepolisian dan para pengemudi dapat terus berlangsung untuk menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Garut,” Ujar Aang
Berita Terbaru Lainnya
- 8 Sapi Bantuan Pemerintah Hilang, Tinggal 2 Ekor: Dugaan Penyimpangan UPPO di Sumenep Disorot
- PT Sumber Alam Stones Disorot, Diduga Jalankan Tambang Tanpa Izin di Garut
- Apa Itu Patroli KRYD? Sejarah, Tujuan, dan Peran Pentingnya dalam Menjaga Keamanan Masyarakat
- Momentum Ramadhan, DPC IPJI Ciamis Gelar Buka Bersama Guna Pererat Solidaritas Guna Menjaga Kekompakan
- Kawasan Pesisir Cilaki–Cidahon Garut: Jalur Strategis Pariwisata yang Kini Terseret Isu Tambang
- Dugaan Penyimpangan Bantuan Sapi UPPO Tahun 2020, Tersisa Dua Ekor.
- Kapolres Ciamis Hibur Para Pemudik dengan Hadirkan Panggung Musik Gratis di Pos Terpadu Alun-alun Ciamis, Wujud Pelayanan Humanis bagi Pemudik