Kabupaten Ciamis, — Malam takbiran kerap identik dengan euforia kemenangan dan luapan kebahagiaan masyarakat. Namun di Kabupaten Ciamis, momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, melainkan juga sebagai titik krusial dalam memastikan stabilitas dan keamanan publik.
Di tengah gemuruh takbir yang menggema dari Masjid Agung Ciamis, Jumat malam (20/03/2026), Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya hadir tidak sekadar mengikuti seremoni. Ia memastikan bahwa euforia yang terjadi tetap berada dalam kendali, melalui langkah-langkah konkret di lapangan.
Usai mengikuti takbir bersama masyarakat di Masjid Agung Ciamis, Bupati langsung bergerak meninjau sejumlah titik strategis. Pos Pengamanan (Pos PAM) di kawasan Alun-Alun Ciamis menjadi salah satu fokus utama, mengingat tingginya mobilitas dan konsentrasi massa pada malam takbiran.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan aparat dalam mengantisipasi potensi kerawanan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Tidak berhenti pada aspek pengamanan, perhatian juga diarahkan pada kesiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Area Masjid Agung hingga taman Alun-Alun Ciamis disiapkan untuk menampung lonjakan jamaah, dengan penataan yang mempertimbangkan kapasitas, kenyamanan, serta kelancaran arus keluar-masuk jamaah.
Di lapangan, Bupati turut memberikan arahan teknis kepada petugas, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor sebagai fondasi utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan momentum Idul Fitri tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas, tetapi juga oleh ketepatan respons dan sinergi antar unsur.
“Kita pastikan seluruh rangkaian Idul Fitri di Kabupaten Ciamis berjalan tertib. Mulai dari malam takbiran, pengamanan, hingga pelaksanaan shalat Ied besok harus benar-benar dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.
Langkah tersebut juga diperkuat dengan pengecekan posko mudik di sekitar pusat kota. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang kembali ke kampung halaman.
Dalam konteks ini, malam takbiran di Ciamis memperlihatkan dua sisi yang berjalan beriringan: euforia masyarakat dan kesiapsiagaan pemerintah. Keduanya menjadi elemen yang saling melengkapi, memastikan bahwa perayaan Idul Fitri tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga terkendali dan aman bagi seluruh warga.(R,jk)
Berita Terbaru Lainnya
- Menjaga Lancar Arus dan Kenyamanan Pengunjung Nadran, Tim Media JejakKriminal dan Putra Daerah Amankan Parkir Liar
- Polres Garut Gelar Sholat Idul Fitri di Lapangan Mapolres, Pererat Kebersamaan dengan Warga
- OPS Ketupat Lodaya 2026 Giat Apel Gabungan Pengamanan Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Di Wilkum Polsek Samarang
- Pemantauan Situasi Arus Lalin, Dan Tempat Wisata Dalam rangka Ops Ketupat Lodaya 2026 di Wilkum Polsek Samarang
- Pimpinan Redaksi Media Jejak-Kriminal Ryan Pratama SH Laksanakan Salat Id di Masjid Jami Al-Hikmah