Dandim 0612 Tasikmalaya Tegaskan Isu Keterlibatan Anggota TNI adalah Hoaks

Ditulis oleh Asep Hidayat - Jejak Kriminal News | 18 April 2026 - 12:27 WIB |
Dandim 0612 Tasikmalaya Tegaskan Isu Keterlibatan Anggota TNI adalah Hoaks
Daftar Isi

    Jejak-kriminal.com-Tasikmalaya. Komandan Kodim (Dandim) Kodim 0612 Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, menegaskan bahwa informasi viral di media sosial terkait dugaan keterlibatan anggota TNI dalam insiden pemukulan saat penertiban warung penjual obat terlarang jenis Tramadol adalah tidak benar alias hoaks.

    Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya unggahan di berbagai platform media sosial yang menyebut adanya oknum anggota TNI dari Kodim 0612 Tasikmalaya terlibat dalam tindakan kekerasan.

    Dandim menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan internal secara menyeluruh terhadap anggota yang disebut dalam unggahan tersebut. Hasilnya, yang bersangkutan memang merupakan anggota Kodim, namun tidak terlibat dalam tindakan sebagaimana yang dituduhkan.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh satuan internal, kami menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam tindakan seperti yang beredar di media sosial,” ujar M. Imvan Ibrahim kepada wartawan.

    Lebih lanjut, Dandim juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Tasikmalaya. Dari hasil koordinasi tersebut, tidak ditemukan adanya laporan ataupun kejadian sebagaimana yang dimaksud dalam informasi yang beredar.

    “Apabila benar terjadi insiden tersebut, tentunya akan ada laporan dari korban kepada pihak kepolisian atau diteruskan ke Subdenpom maupun Kodim. Namun hingga saat ini, tidak ada laporan yang masuk,” tegasnya.

    Selain itu, hasil penelusuran juga mengungkap bahwa akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut merupakan akun anonim dengan identitas yang tidak jelas, sehingga kebenarannya diragukan.

    Dandim kembali menegaskan bahwa institusi maupun personel Kodim 0612 Tasikmalaya tidak memiliki keterkaitan dengan isu tersebut.

    Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

    Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat merugikan berbagai pihak serta berpotensi mengganggu stabilitas sosial.
    “Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.

    Di sisi lain, Kodim 0612 Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat terkait dalam memberantas peredaran obat terlarang dan narkotika di wilayah Tasikmalaya, demi menjaga masa depan generasi bangsa.” Pungkasnya
    Asep hidayat

    Media Partner

    Berita Terbaru