Jejak-kriminal.com // SUMENEP, Jumat 27 Februari 2026 – RSUD dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut adalah dengan hadirnya Poli Bedah Digestif, yang resmi dibuka sejak 4 Oktober 2025.
Dengan kehadiran poli ini, masyarakat Sumenep kini tidak perlu lagi dirujuk ke Surabaya untuk penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan sistem pencernaan, seperti penyakit lambung, usus, hati, saluran empedu, kandung empedu, pankreas, dan limpa. Layanan ini ditunjang oleh tenaga medis yang kompeten serta alat-alat penunjang medis modern yang mendukung keakuratan diagnosis dan ketepatan tindakan medis.

Direktur RSUDMA, dr. Hj. Erliyanti, M.Kes, menyampaikan bahwa kehadiran Poli Bedah Digestif merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan layanan spesialistik kepada masyarakat.
“Kini masyarakat tidak perlu lagi melakukan pengobatan ke luar daerah, karena layanan bedah digestif sudah tersedia di RSUDMA,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Erliyanti menegaskan bahwa RSUDMA akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan agar tetap menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep.
Langkah ini sejalan dengan visi dan misi RSUDMA untuk menjadi rumah sakit yang unggul, berintegritas, serta mengedepankan pelayanan yang cepat, tepat, dan tanggap demi kepuasan pasien dan keluarganya.
Laporan Khusus – Wilayah Sumenep
Berita Terbaru Lainnya
- Pengumuman Internal: Website Jejak Kriminal Sedang Di-Upgrade, THR Mudah-mudahan Ikut Update
- Mengapa Paket Jasa Ekspedisi Bisa Terlambat Sampai? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
- Kapolres Ciamis Tinjau Pos Pam Terpadu Alun-Alun Ciamis, Pastikan Kesiapan Pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2026
- Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Polsek Banyuresmi dan Bhayangkari Bagikan Takjil untuk Masyarakat
- Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Polsek Banyuresmi dan Bhayangkari Bagikan Takjil untuk Masyarakat
- Warga Lingk. 3 Kel. Bandar Utama Was Was. Tembok Pintu Air Penahan Banjir Sungai Padang, Roboh