Indrapura, 6 Juni 2024-jejak-kriminal.news- Hotel Mutiara In, yang terletak di kawasan Indrapura, Batubara, kini tengah menjadi sorotan tajam dari awak media setempat.

Hotel yang dimiliki oleh seorang oknum polisi berinisial G ini telah memicu kekhawatiran dan kecaman dari masyarakat setempat akibat sering dijadikan tempat mesum oleh para pengunjung.

Investigasi dan laporan dari warga sekitar mengungkapkan bahwa Hotel Mutiara sering kali disalahgunakan oleh pengunjung untuk melancarkan nafsu bejat mereka.

Bahkan lebih parahnya, hotel ini juga menerima tamu yang masih berstatus pelajar, menambah deretan pelanggaran moral dan hukum yang terjadi di tempat tersebut.

Masyarakat setempat sudah tidak tahan lagi dengan situasi ini. Beberapa di antara mereka telah melaporkan kejadian-kejadian tersebut kepada pihak berwenang, namun tindakan konkret tampaknya masih minim.

Kondisi ini telah menimbulkan keresahan yang mendalam, terutama di kalangan orang tua yang khawatir akan keselamatan dan moralitas anak-anak mereka.

Satpol PP dan Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk segera turun tangan dalam menangani permasalahan ini.

Warga berharap bahwa dengan adanya tindakan tegas dari pihak berwenang, praktik-praktik tidak bermoral yang terjadi di Hotel Mutiara dapat segera dihentikan.

Tindakan preventif seperti razia dan penegakan hukum yang ketat sangat diharapkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat Indrapura.

Kasus ini juga mencuatkan isu tentang pengawasan terhadap tempat-tempat penginapan di daerah tersebut.

Masyarakat berharap adanya regulasi yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih intensif terhadap hotel-hotel dan penginapan lainnya untuk mencegah terjadinya pelanggaran serupa di masa depan.

Tindakan tegas terhadap Hotel Mutiara diharapkan dapat menjadi contoh dan memberikan efek jera kepada pemilik hotel dan pengunjung yang berniat melakukan tindakan asusila.

Ini adalah langkah penting untuk menjaga moralitas dan keamanan lingkungan, serta memastikan bahwa tempat-tempat penginapan beroperasi sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan komentar resmi terkait laporan dan desakan masyarakat untuk mengambil tindakan terhadap Hotel Mutiara.

Namun, tekanan dari publik diharapkan dapat mendorong respons cepat dan tegas dari pihak berwenang. (Tim)