Pencuri Kabel Tower Diciduk Warga di Kadungora Garut, Satu Pelaku Kabur Masih Diburu Polisi

Ditulis oleh Risa - Jejak Kriminal News | 17 Maret 2026 - 16:47 WIB |
Pencuri Kabel Tower Diciduk Warga di Kadungora Garut, Satu Pelaku Kabur Masih Diburu Polisi
Daftar Isi

    Aksi nekat seorang pria yang mencoba mencuri kabel tower telekomunikasi di wilayah Kadungora, Garut, berakhir apes setelah dipergoki warga sekitar. Peristiwa ini terjadi pada Senin sore (16/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Rancasalak Pasar, Desa Rancasalak. Pelaku berinisial DJ (30), yang diketahui merupakan warga Jakarta Barat, langsung diamankan oleh masyarakat sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan upaya pencurian infrastruktur penting yang berdampak pada layanan telekomunikasi. Polisi juga mengungkap bahwa pelaku tidak beraksi sendirian dan saat ini masih memburu satu orang rekan pelaku yang berhasil melarikan diri.

    Kronologi Kejadian di Kadungora Garut

    Peristiwa percobaan pencurian ini terjadi di kawasan Kampung Rancasalak Pasar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Berdasarkan keterangan pihak , kejadian berlangsung pada sore hari saat aktivitas warga masih cukup ramai.

    Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, menjelaskan bahwa diduga telah merencanakan aksinya dengan cukup matang. Target yang dipilih adalah kabel power yang terpasang pada tower telekomunikasi milik perusahaan.

    Kejadian ini menjadi salah satu kasus terbaru yang cukup meresahkan karena menyasar fasilitas publik yang vital.

    Modus Saat Beraksi

    Dari hasil penyelidikan awal, pelaku menggunakan cara yang cukup berisiko untuk masuk ke area tower. Ia memanjat pagar dan memanipulasi kawat berduri agar bisa masuk tanpa diketahui.

    Setelah berhasil masuk, mulai menjalankan aksinya dengan:

    Aksi ini menunjukkan bahwa memiliki pemahaman dasar tentang struktur kabel, meski dilakukan secara ilegal.

    Warga Bertindak Cepat Amankan

    Aksi pelaku akhirnya gagal total setelah warga sekitar memergoki aktivitas mencurigakan di area tower. Tanpa menunggu lama, warga langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian.

    Kecepatan respons warga ini menjadi kunci utama dalam menggagalkan aksi pencurian tersebut.

    Tidak lama kemudian, petugas dari Polsek Kadungora yang sedang melakukan patroli ngabuburit di sekitar lokasi langsung datang dan membawa pelaku untuk diamankan.

    “Pelaku berhasil diamankan warga sebelum kami tiba di lokasi,” ujar Kapolsek Kadungora.

    Kerugian Perusahaan Capai Rp 25 Juta

    Akibat percobaan pencurian ini, pihak perusahaan PT Putra Mulia Telekomunikasi diperkirakan mengalami kerugian cukup besar.

    Barang bukti yang diamankan:

    Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 25 juta, terutama dari kerusakan kabel dan gangguan operasional.

    Kasus ini menunjukkan bahwa pencurian kabel bukan hanya merugikan perusahaan, tetapi juga dapat berdampak pada layanan jaringan masyarakat.

    Polisi Buru Rekan Pelaku yang Kabur

    Dari hasil pemeriksaan, pelaku DJ mengaku tidak beraksi sendirian. Ia datang bersama seorang rekannya berinisial T yang saat ini masih dalam pelarian.

    Pihak kepolisian kini tengah melakukan pengembangan kasus untuk menangkap pelaku lain tersebut.

    “Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,” tambah Kapolsek.

    Saat ini, pelaku utama telah diamankan di Mapolsek Kadungora untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    FAQ Seputar Kasus Pencurian Kabel

    Kenapa kabel tower sering jadi target pencurian?

    Karena memiliki nilai jual tinggi, terutama bagian tembaga di dalamnya.

    Apa dampaknya bagi masyarakat?

    Gangguan jaringan internet dan komunikasi.

    Apakah pelaku bisa dihukum berat?

    Ya, pencurian dengan pemberatan bisa dikenakan hukuman pidana.

    Apakah kasus seperti ini sering terjadi?

    Cukup sering, terutama di daerah dengan pengawasan minim.

    KESIMPULAN

    Kasus pencurian kabel tower di Kadungora Garut ini menjadi peringatan bahwa kejahatan terhadap infrastruktur telekomunikasi masih terjadi. Beruntung, aksi pelaku berhasil digagalkan berkat kesigapan warga dan patroli polisi.

    Namun, dengan masih adanya pelaku lain yang buron, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan.