Ribuan Massa Aliansi Kaltim Gelar Aksi Damai, Hargai TNI-Polri, Tapi Gubernur Tetap Hilang, Pemimpin Jangan Lari dari Tanggung Jawab.

Ditulis oleh Asep Hidayat - Jejak Kriminal News | 21 April 2026 - 20:36 WIB |
Ribuan Massa Aliansi Kaltim Gelar Aksi Damai, Hargai TNI-Polri, Tapi Gubernur Tetap Hilang, Pemimpin Jangan Lari dari Tanggung Jawab.
Daftar Isi

    Jejak-kriminal.com-Samarinda. Sungguh luar biasa! Ribuan massa dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim membuktikan kedewasaan mereka. Meski hati penuh kecewa, seluruh aksi berjalan AMAN, DAMAI, dan TERTIB dari awal sampai akhir.

    Tidak ada keributan, tidak ada anarkis, dan yang paling penting TIDAK ADA BENTURAN sama sekali dengan aparat penegak , baik dari TNI maupun Polri.

    “Kami warga negara yang beradab dan beretika! Kami sangat menghargai tugas TNI dan Polri sebagai pengayom dan pelindung. Kami bukan orang bodoh yang mau diadu atau dibenturkan. Kami datang dengan damai, kami pulang dengan damai!” tegas massa.

    KOMITMEN TEGAS: AKSI DAMAI SAMPAI AKHIR!

    Sesuai hasil musyawarah mufakat seluruh elemen, mulai dari ormas, tokoh adat, hingga 35 BEM Mahasiswa, mereka berjanji menjaga situasi tetap kondusif.

    Aksi pada Selasa, 21 April 2026 ini membuktikan bahwa rakyat Kaltim tahu cara berdemokrasi dengan benar. Mereka mematuhi aturan , tidak merusak, dan tetap sopan meskipun hati sedang panas menuntut keadilan.

    Massa sudah bersabar, sudah menahan emosi, sudah menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi.
    Namun apa balasannya? Yang ditunggu tak kunjung datang yang kami dapat hanyalah KEKOSONGAN.

    Hingga aksi dinyatakan selesai dan massa bubar, Gubernur Rudy Mas’ud TIDAK KUNJUNG MUNCUL. Tidak ada jawaban, tidak ada sambutan, hanya pagar tinggi dan pintu tertutup yang menyambut mereka.

    “Kami sabar menunggu karena kami ingin bicara baik-baik. Tapi lagi-lagi kami dibuat kecewa. Seolah-olah kami ini tidak ada, seolah-olah aspirasi kami ini sampah!” ujar salah satu tokoh aksi.

    SAINUDDIN MAHMUD, SH: PEMIMPIN JANGAN LARI DARI TANGGUNG JAWAB!

    Wakil Ketua LBH Macan Rakyat Indonesia (LBH MRI), Sainuddin Mahmud, S.H. memberikan tanggapan keras namun bijak.

    Menurutnya, sudah seharusnya seorang pemimpin, baik eksekutif maupun legislatif, memiliki keberanian untuk MENAMPUNG ASPIRASI dan memberikan solusi.

    “Seorang pemimpin itu harus hadir di tengah rakyatnya, bukan lari menghindar! Jangan bersembunyi di balik pagar seolah lari dari tanggung jawab. Rakyat butuh solusi, bukan ketiadaan!” tegas Sainuddin Mahmud.

    Ia menegaskan, menghindar bukan cara menyelesaikan masalah. Justru sikap itu menunjukkan bahwa pemimpin tersebut tidak bisa memikul amanah dan kehilangan marwahnya sebagai pemimpin.

    PESAN AKHIR:

    Kami Damai, Kami Beradab.

    Kami Hargai TNI-Polri.

    TAPI KAMI TIDAK TERIMA DIPERLAKUKAN SEPERTI TIDAK ADA.

    PEMIMPIN YANG LARI ADALAH PEMIMPIN YANG GAGAL.

    “HIDUP RAKYAT KALTIM YANG CERDAS DAN BERADAB”.(Samsul Daeng Pasomba.PPWI/Tim)

    Media Partner

    Berita Terbaru