Jejak-kriminal.com || Rohil Riau – Objek taman wisata pemandian air panas “Tangga Batu” yang terletak di Desa Jati Mulya Kabupaten Rohil Riau merupakan tempat wisata alam yang dikelola oleh desa setempat dengan luas lahan sekira 7200 m² persegi yang berasal dari lahan hibah PT LTS untuk dikelola oleh desa.
Setelah diketahui lahan tersebut mengeluarkan sumber mata air panas dari perut bumi, pihak perusahaan mengundang pihak pemerintahan desa setempat guna menghibahkan sekaligus memberi masukan agar mengelola lahan dengan baik yang dipercaya dapat memberi daya tarik wisata baru yang digandrungi masyarakat.

Penghulu Desa Jati Mulya beserta perangkatnya menyambut baik hibah lokasi lahan tersebut dari pihak PT. LTS serta berkomitmen akan mengelolanya secara lebih profesional selain dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk setempat juga menjadi Kas Desa Jati Mulya.
Setelah pengelolaannya berjalan setahun, taman wisata air panas tersebut sudah ramai didatangi pengunjung karena diyakini dapat menyembuhkan penyakit struk dan lain lain dan air tersebut juga dapat dikonsumsi secara langsung.
Menurut keterangan yang dihimpun awak media dari pengelola taman wisata, dari air panas tersebut untuk dapat dipakai menjadi air pemandian harus dilakukan 7 tahap penyaringan melalui 7 kolam karena air yang keluar dari perut bumi sangat panas, tegas Mul sebagai penjaga wisata air panas “Tangga Batu”.
Adapun biaya tiket masuk kelokasi objek wisata tersebut sangat murah, sehingga menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang ingin menikmati wisata air panas.

Hal ini senada disampaikan Yusuf Penghulu Jati Mulya kepada awak media, Senin (13/04/2026) bahwa untuk biaya tiket masuk kelokasi wisata air panas “Tangga Batu” hanya Rp.20.000,- (untuk mobil), Rp 10.000,- (untuk sepeda motor).
“Tiket Rp.20.000,- / Rp.10.000,- itu sudah mencakup biaya parkir, mandi serta penggunaan pondokan yang telah kami sediakan di lokasi taman wisata ini,” ucap Penghulu Yusuf.
Tambahnya, malam ini saya mengundang 150 warga Desa Jati Mulya untuk rapat membahas hal-hal yang dibutuhkan untuk kemajuan tempat wisata air panas “Tangga Batu” tersebut, tutup Yusuf Penghulu Jati Mulya. (Zubair)