Ciamis – Warga menilai, kontraktor proyek tidak bisa menjaga tanah hasil galian yang berceceran ke Jalan, dan bahu jalan, yang mengganggu kenyamanan, dan keamanan lalu lintas.

Lebih parahnya lagi lubang galian dibiarkan terbuka, di depan Halaman Rumah milik Baehaki Efendi, salah seorang warga di Dusun Ciparakan, RT 09, RW 04, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Saya merasa kesal aja, tanpa pemberitahuan, tanpa permisi, tanpa ijin, tiba-tiba di depan rumah Saya, pas di depan rumah ada galian tanah. Terlebih Saya punya anak kecil, khawatir anak terjebur dan terperosok”keluh Baehaki, saat ditemui didepan rumahnya,jumat 31/05/2024

Baehaki, berharap ada itikad baik dari pihak pemborong proyek. Dan berharap kepada Dinas Intansi terkait di Tingkat Kabupaten Ciamis, agar memantau pekerjaan proyek tersebut, apakah sudah ada izin atau belum.tandasnya, (Rustandi)