Ketidakmampuan Kapolsek Helvetia Medan Kompol Alexsander Mengungkap Kasus Pencurian Menuai Kritikan Tajam

Sumut-medan-jejak-kriminal.news.com-Kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Helvetia Medan telah menciptakan gelombang kritik tajam dari masyarakat, terutama dari Riski Ganda Putra, seorang korban. (20/April/2024)

Meskipun dilaporkan pada 30 Maret 2024, Kapolsek Kompol Alex dinilai tidak mampu memberikan kepastian hukum hingga saat ini, menimbulkan kekecewaan atas penanganan yang dianggap tidak tegas dan tidak profesional.

Kelemahan dalam penanganan kasus, lambannya proses penyelidikan, serta kurangnya kooperasi dari pihak terkait, termasuk pemilik kos yang menolak membuka rekaman CCTV, semakin memperumit situasi dan meningkatkan spekulasi tentang keterlibatan pihak tertentu dalam insiden tersebut.

Kritik juga ditujukan kepada tindakan penyidik di Polsek Medan Helvetia yang dianggap lamban dan tidak profesional, memperpanjang proses penyelesaian dan menimbulkan ketidakpastian bagi korban dan masyarakat.

Tuntutan untuk mempercepat penegakan hukum menjadi mendesak, baik untuk memberikan keadilan kepada korban maupun menjaga keamanan dan keadilan bagi seluruh masyarakat yang terlibat.

Riki mendesak pihak berwenang, terutama Kapolrestabes Medan, untuk memberikan tindakan tegas terhadap Kapolsek Kompol Alex dan memastikan kepastian hukum bagi korban serta mengambil langkah-langkah tegas untuk menangkap pelaku pencurian.

Penegakan hukum yang cepat, adil, dan transparan adalah kunci untuk memastikan rasa aman dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini dan masyarakat secara luas. (red)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *