Skandal Pengambilalihan Jabatan dan Dugaan Penyelewengan Dana Anggaran Desa di Medang

Sumut-batubara-jejak-kriminal.news.com-Belum lama ini, masyarakat Batubara dihebohkan dengan berita viral yang menyoroti pengambilalihan jabatan Ketua BPD Medang, Nazaruddin, serta dugaan keterlibatan Kepala Desa Medang, Lukman, dalam penyelewengan dana anggaran desa. (20/April/2024)

Nazaruddin, yang masih sah sebagai Ketua BPD Medang, menghadapi krisis saat Adnan Ahmadi, wakil ketua BPD, secara kontroversial mengambil alih jabatan tanpa proses yang sesuai.

Pengambilalihan jabatan tersebut diduga menjadi bagian dari upaya untuk menghalangi Nazaruddin dalam menelusuri dugaan penyelewengan dana anggaran desa yang diduga melibatkan Lukman, Kepala Desa Medang.

Dugaan tersebut muncul setelah Nazaruddin dan sebagian pengurus BPD menemukan kejanggalan dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Lukman terkait penggunaan dana anggaran desa tahun sebelumnya.

Upaya Adnan Ahmadi dan kelompoknya untuk menggulingkan Nazaruddin tampaknya dilakukan melalui rapat-rapat internal yang mencurigakan, di luar kontrol dan partisipasi pengurus BPD yang sah.

Meskipun Nazaruddin telah melakukan langkah-langkah hukum dengan menyampaikan surat ke Camat Medang Deras, situasinya tetap belum jelas.

Kontroversi semakin memanas dengan munculnya dugaan bahwa Camat Medang Deras memberikan tanggapan yang menimbulkan spekulasi akan adanya ancaman terhadap Nazaruddin.

Namun, belum ada klarifikasi resmi terkait maksud dari tanggapan tersebut.

Kasus ini mencuat sebagai contoh konkret tentang dinamika kekuasaan dan potensi penyelewengan di tingkat desa, serta pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan dana publik.

Masyarakat pun menunggu perkembangan lebih lanjut dari investigasi terkait dugaan penyelewengan tersebut, sambil berharap agar keadilan dapat ditegakkan. (red)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *