Jejak-kriminal.com

Ciamis – Mereka mengevakuasi sarang tawon berukuran besar di rumah milik Muntamah (40), warga di Dusun Pangarengan, RT 10, RW 03, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,Minggu Malam 09/06/2024

Sarang tawon berdiameter kurang lebih 100 centimeter itu, dievakuasi petugas dari genting rumah, karena dianggap membahayakan keluarga pemilik rumah dan warga sekitar.

“Atas laporan pemilik rumah yang khawatir sarang tawon itu tambah membesar, kami segera mendatangi ke lokasi, dan melakukan evakuasi”ungkap Dikri Nur Denatama, salah satu Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, pada Senin (10/06/2024).

Untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut, lanjut Dikri, Damkar Pos WMK Banjarsari, menurunkan 3 orang Petugas. Dengan peralatan yang ada, mereka menurunkan sarang tawon dari bawah genting rumah.

“Sarang tawon yang berukuran besar tersebut berada di bawah atap genting rumah milik Ibu Muntamah”jelas Dikri

Dikri, menjelaskan agar aman dari sengatan tawon, Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, menggunakan alat pelindung diri (APD), berupa seragam khusus, dan membawa cairan pembasmi serangga.

“Baju seragam yang digunakan Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, yang mengevakuasi sarang tawon tidak tembus sengatan lebah”kata Dikri

Setelah peralatan siap, satu petugas Damkar menaiki tangga, sambil membawa karung. Lubang di sarang tawon itu ditutup agar ribuan lebah yang marah tidak keluar, dan membahayakan petugas.

“Setelah lubangnya ditutup, lalu disemprot cairan serangga, sarang tawon diambil, dan dimasukkan ke karung”ujar Dikri

Tidak butuh waktu lama, petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, berhasil mengevakuasi sarang tawon yang kerap menyerang manusia tersebut.

“Hanya butuh sekitar 20 menit saja, sarang tawon di rumah milik Ibu Muntamah tersebut, berhasil ditangani”jelas Dikri

Sarang tawon itu, lanjut Dikri, selanjutnya dibawa ke Pos Damkar WMK Banjarsari. Untuk antisipasi agar tawon tidak kembali, di bekas sarang itu dibersihkan, dan disemprot cairan pembasmi serangga.

Pemilik rumah Ibu Muntamah, mengaku senang, sarang tawon yang ada di rumahnya bisa dievakuasi. Sebab, keberadaan sarang tawon tersebut sangat membahayakan warga sekitar.

“Takutnya semakin membesar, bisa tambah membahayakan, jadi Saya lapor ke Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari”tandasnya